Berita Terkini

Pendidikan Bela Negara Penting Dijadikan Sebagai Program Dalam Mendukung Pembangunan Bangsa & Negara

Berita Terkini | 2015-07-31 14:46:54 | 35 Kali Dibaca

Jakarta, DMC - Program pendidikan bela negara sangat penting dijadikan sebagai salah satu program dalam mendukung pembangunan bangsa dan negara Indonesia yang besar, khususnya dalam pembangunan kekuatan pertahanan negara.  Karena, besarnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap dalam membela negara menjadi salah satu unsur dalam menilai seberapa besar kekuatan perlawanan suatu negara.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembentukan Pusdiklat Bela Negara, Jumat (31/7) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Hadir pada kesempatan ini, Sekjen Kemhan Letjen TNI Ediwan Prabowo, Irjen Kemhan Marsdya TNI Ismono Wijayanto dan beberapa pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemhan. Baca Selengkapnya...

Siaran Pers Terkini

Kemhan Akan Bentuk Pusdiklat Bela Negara

Siaran Pers | 2015-07-31 13:04:02 | 122 Kali Dibaca

Dalam rangka mendukung program “Revolusi Mental” pemerintahan Kabinet Kerja yang dalam prespektif Kementerian Pertahanan adalah “Bela Negara”, Menteri Pertahanan telah mendeklarasikan Bela Negara sebagai icon Kemhan.

Sebagai implementasinya, Kemhan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kemhan akan membentuk Pusat Pendidikan dan Pelatihan  (Pusdiklat) Bela Negara. Pusdiklat Bela Negara dibentuk dalam rangka mewujudkan pengembangan pendidikan karakter dan jatidiri bangsa Indonesia.

Dalam rangka persiapan pembentukan Pusdiklat Bela Negara, Badiklat Kemhan menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah untuk menggali dan memperoleh bahan masukan dari peserta forum, pemerhati dan nara sumber. Kegiatan FGD ini diselenggarakan pada hari Jum’at,  31 Juli 2015 di kantor Kemhan, Jakarta dan dibuka Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang sekaligus menyampaikan keynote speech-nya. Baca Selengkapnya...