Berita Terkini

Hasil Kongres Dunia ICMM Jadi Bekal Penyusunan Kebijakan Pertahanan di Bidang Kedokteran Militer

Berita Terkini | 2015-05-22 19:35:58 | 24 Kali Dibaca

Nusa Dua, DMC - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meyakini, banyak manfaat yang dapat dipetik dari Kongres Dunia ICMM ke-41 dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keilmuan bidang Kedokteran Militer. Begitu pula dengan peningkatan kerja sama pertahanan antar negara anggota ICMM dalam mengatasi permasalahan kesehatan sehingga dapat menjadi bekal dalam penyusunan kebijakan maupun pelaksanaan tugas untuk mewujudkan perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia.

Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam sambutannya, Jumat (22/5), saat secara resmi menutup 41st International Committee on Military Medicine (ICMM) World Congress on Military Medicine 2015 yang telah berlangsung sejak Senin 18 Mei 2015 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua, Bali. Baca Selengkapnya...

Siaran Pers Terkini

KONGRES DUNIA KEDOKTERAN MILITER KE-41 BERLANGSUNG DI BALI

Siaran Pers | 2015-05-18 09:16:29 | 76 Kali Dibaca

Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, secara resmi membuka pertemuan ilmiah tingkat dunia bidang kedokteran militer ke-41, 41st International Committee of Military Medicine (ICMM) World Congress on Military Medicine pagi ini Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).  Kongres Dunia Kedokteran Militer 41st ICMM World Congress on Military Medicine berlangsung sejak tanggal 17 Mei sampai dengan 22 Mei 2015, dihadiri oleh 750 peserta dari 114 negara anggota ICMM dan 6 negara observer. Hadir pada acara Pembukaan 41st ICMM World Congress on Military Medicine diantaranya, Secretary General of ICMM, Mayor Jenderal (Purn.) Roger Van Hoof MD, Head of Delegates dari 51 negara serta pejabat terkait lainnya.   Acara pembukaan dilanjutkan dengan Keynote Lecture dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Riyamizard Ryacudu, bertajuk “Improving Military Medicine s Knowledge, Skills and Competencies to Increase the Defensive Ability of the Country” atau “Meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan dan Kompetisi Kedokteran Militer dalam rangka Meningkatkan Kemampuan Pertahanan Suatu Negara”. Bertindak sebagai tuan rumah adalah Kementerian Pertahanan RI. Baca Selengkapnya...