Berita Terkini

Ilmu Pertahanan Tak Lagi Menjadi Hegemoni Kalangan Militer

Berita Terkini | 2015-07-29 14:42:06 | 709 Kali Dibaca

Jakarta, DMC - Ilmu pertahanan terus menjadi kajian di negara-negara yang memiliki Universitas Pertahanan seperti Amerika, Inggris, Singapura dan lain sebagainya. Pertahanan sebagai studi juga merupakan ilmu pengetahuan yang memiliki legitimasi kuat.  Dengan demikian, persoalan pertahanan menjadi hal yang tidak lagi menjadi hegemoni kalangan militer, bahkan  persoalan strategi pertahanan di beberapa negara keterlibatan kalangan sipil telah diperhitungkan.

Demikian dikatakan Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana Madya TNI Dr. D.A. Mamahit, M.Sc., saat membuka Konferensi Nasional I Komunitas Ilmu Pertahanan Indonesia (KIPI), Rabu (29/7) di Jakarta.  

Lebih lanjut Rektor Unhan mengatakan,  kajian mengenai pertahanan selalu berkembang sehingga ilmu pertahanan dapat dipelajari masyarakat luas. Dengan begitu, diharapkan ilmu pertahanan dapat terus berkembang sesuai kemajuan jaman. Baca Selengkapnya...

Siaran Pers Terkini

Kapal Angkut Tank Berteknologi Canggih Produksi Dalam Negeri Diserahterimakan

Siaran Pers | 2015-06-17 17:15:52 | 2199 Kali Dibaca

Industri pertahanan dalam negeri kembali membuktikan keberhasilannya dalam mendukung pemenuhan alutsista khususnya untuk TNI Angkatan Laut. Hal ini terbukti dengan telah diproduksinya Kapal Jenis Angkut Tank yang diberi nama KRI Teluk Bintuni-520 dibuat oleh Galangan Kapal PT.Daya Radar Utama (DRU) Lampung.

KRI Teluk Bintuni-520, diserahterimakan dari PT DRU kepada Kementerian Pertahanan, dan diteruskan kepada MabesTNI dan TNI Angkatan Laut dalam hal ini Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) sebagai pengguna, Rabu (17/6) di galangan PT. Daya Radar Utama (DRU), Lampung, Sumsel.

Serah terima Kapal Angkut Tank berteknologi canggih tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu, Wakasal Laksdya TNI Widodo, S.E., M.Sc. dan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo. KRI Teluk Bintuni-520 dalam penyelesaiannya juga melibatkan anak bangsa lulusan Institut Teknologi Surabaya (ITS). Baca Selengkapnya...